3 Situs Form Komentar untuk Blog

Bagi pengguna blogger pastilah sudah tahu kekurangan dari form komentar defauld dari blogger.Disamping penampilannya yang kurang menarik, juga kurang interaktif.Berikut ini situs form komentar yang penampilannya sangat bagus dan disertai dengan replay post serta penambahan avatar.Anda dapat mengacu pada situsnya untuk mendapatkan keterangan detailnya.
 
1.http://intensedebate.com/
cara membuat

2.http://disqus.com/
cara membuat

3.http://js-kit.com/
tutorial blog, blog islam cara membuat,kontes seo
READ MORE - 3 Situs Form Komentar untuk Blog

Cara Membuat Recent Post dengan Thumbnails untuk blogger (2)

Sebelumnya saya sudah pernah memposting bagaimana Cara Membuat Recent Post dengan Thumbnails untuk blogger.Cara tersebut adalah dengan menambahkan kode tersebut pada side bar blog anda.Tapi kali ini hal tersebut tidak perlu lagi mengcopy paste kode melainkan tinggal menekan tombol widget ini maka widget recent post with thumnail akan langsung terpasang pada blog anda.Disamping itu dengan widget ini anda tinggal memilih apa saja yang ingin ditampikan pada recent post.Contoh pemasangannya seperti pada blog ini yaitu postingan terbaru




Keterangan:
Title : Masukkan title yang akan ditampilkan pada side bar.Contoh:Posting Terbaru
Height : Lebar yang akan ditampilkan.Sesuaikan dengan lebar side bar blog anda.
Blog Url(Means the link of the blog whose posts are to be displayed):Masukkan URL blog anda
Number of posts to display : Jumlah recent post yang akan ditampilkan
Display post thumbnails ? : Centang bila ingin menampilkan gambar pada postingan.Syaratnya postingan harus ada gambarnya.
Display post summaries ? : Centang bila akan menampilkan judul postingan
Summary length (Needed only if you opt to display summaries) : Masukkan jumlah karakter description postingan bila ingin ditampilkan.Bila hanya judul postingan beri angka 0.
Display post date ? : Centang bila ingin menampilkan tanggal postingan.
Display the number of comments ? : Centang bila ingin menampilkan jumlah komentar pada postingan tersebut.
Display the Read more link ? : Centang bila ingin menampilkan ‘read more’ pada postingan tersebut.
Display a Separator b/w the posts ? : Tidak perlu dicentang.
Selanjutnya bila semuanya sudah anda isi, lalu Save.Selanjutnya atur penempatannya sesuai dengan keinginan anda.Selamat mencoba.
READ MORE - Cara Membuat Recent Post dengan Thumbnails untuk blogger (2)

7 Link Icon Twitter.

Siapa yang tidak kenal dengan twitter?. Suatu sosial networking ini kini sudah beranggotakan jutaan orang.Bagi anggota twitter yang mempunyai blog atau situs, biasanya untuk menarik pengunjung agar dapat menfollow pada twitter mereka dipasanglah sebuah icon kecil berupa gambar burung.Ini sesuai dengan logo situs twitter sendiri yaitu bergambar burung.Berikut ini tujuh link icon twitter yang anda dapat jadikan referensi untuk membuat icon twitter yang bisa dipasang pada blog.Anda tinggal memilih yang mana cocok dengan keinginan anda.
1.http://wefunction.com/2009/05/40-free-twitter-badges/

2.http://graphicleftovers.com/blog/free-twitterfun-icons/

3.http://www.webdesign.fm/free-twitter-icons-happy-birds/

4.http://webtreats.mysitemyway.com/108-high-res-dark-denim-social-media-icons/

5.http://www.productivedreams.com/free-twitter-bird-icon-set/

6.http://www.smashingmagazine.com/2009/01/23/friday-freebies-flavours-icon-set-and-cute-tweeters-icon-set/

7.http://fasticon.com/freeware/index.php/twitter-block-icons/
READ MORE - 7 Link Icon Twitter.

Cara Membuat related Post Dengan Thumbnails


Menambahkan related post atau artikel yang terkait pada setiap postingan dapat meningkatkan trafik kunjungan blog anda.Pengunjung akan mudah menemukan dan membaca artikel-artikel terkait pada blog anda.Lebh menariknya lagi related post ini disertai dengan gambar.Cara membuat related post dengan thumbnails adalah sebagai berikut.

1.Login pada blogger.
2.Klik Layout pada Dasboard.
3.Klik Edit HTML pada Layout dan jangan lupa centang Expand Widget Template
4.Cari kode


5.Dan ganti kode tersebut dengan kode dibawah ini.








8.Untuk menampilkan jumlah post dapat diedit dengan mengganti angka pada
var maxresults=5;.
9.Untuk mengganti nama "Related Post" dengan "Artikel Yang Terkait" dapat diganti pada
var relatedpoststitle="Related Posts";
READ MORE - Cara Membuat related Post Dengan Thumbnails

New Post Editor dari Blogger Untuk Blogspot

Kali ini Blogger meluncurkan Post Editor terbaru.Post Editor kali ini lebih memudahkan pada blogger untuk melakukan editing pada postingannya.Post editor ini dikhususkan bagi pengguna layanan blogspot dari blogger.
Kemudahan penambahan fitur ini seperti:
1.Pengelolahan gambar yang lebih baik.Dapat didrag drop dengan mudah.
2.Kode HTML yang sudah mudah pengaturanya
3.Kotak penulisan bisa dipanjangkan secara vertical dengan menarik kotak editor pada ujung bawahnya.
3.Lebih mudah dalam mengedit link.
4.Daat melihat hasil postingan sebelum dipublish dengan menggunakan preview.
5.Penambahan tombol undo-redo, rata tulisan kanan dan kiri serta mencoret tulisan.
6.Penambahan geotagging pada postingan.




Lalu bagaimana untuk menampilkan Post Editor yang baru ini? Berikut caranya.
1.Login pada Blogger.
2.Klik Setting pada dashboard anda lalu klik Basic.
3.Pada Select Post Editor, centang Update Editor.Dan pada Enable Transliteration selek ke Enable
4.Selanjutnya Save Setting.





Selanjutnya anda sudah memiliki Post Editor yang baru.
READ MORE - New Post Editor dari Blogger Untuk Blogspot

Cara Merobah Height dan Widh Form Komentar

Bagi anda pengguna layanan blogspot dari blogger, penampilan kotak komentar (seperti gambar dibawah) tidak asing lagi.Hanya saja penampilan kotak komentar seringkali ingin diatur height dan widh.Sebagian orang juga ingin agar kotak komentarnya langsung muncul dibawah postingan.Hal ini untuk memudahkan pengunjung blog bila akan memberi komentar tidak akan membuka windows baru lagi.Nah, untuk mengubah ukuran height dan widh sesuai selera, ikuti langkah-langkah berikut.



1.Login pada Blogger.
2.Klik Layout pada Dashboard.
3.Pada Layout klik Edit HTML.Jangan lupa centang Widget Expand Template.
4.Carilah kode berikut:
READ MORE - Cara Merobah Height dan Widh Form Komentar

Membuat Read More Pada New Post Editor Blogger

Setelah blogger.com meluncurkan New Post Editor terbaru yang lebih friendly dan memudahkan para pengguna layanan blogspot, kali ini masih bagian yang sama blogger.com pun memanjakan pada pemakaianya untuk lebih mudah menambahkan Read More atau Baca Selengkapnya pada postingan.Ini dinamakan Jump Break yaitu memisahkan bagian alinea yang akan ditampilkan pada bagian depan blog dan potongan alinea lainnya akan muncul bila kata Read More diklik.Cara ini merupakan cara terbaru dari blogger.com untuk memudahkan para pengguna blogspot dalam memakai Read More pada postingannya sehingga tidak perlu lagi menambahkan plugin atau kode javascript untuk membuatnya.
Untuk menyisipkan Jump Break tersebut berikut caranya.
1.Bagi yang belum mengaktifkan New Post  Editornya sebaiknya diaktifkan dulu.Caranya dapat dilihat pada new post editor dari blogger untuk blogspot.
2.Selanjutnya bila sudah aktif, langsung menuju pada New Post dan klik Compose.
3.Buatlah satu postingan setelah itu arahkan kursor anda pada bagian yang ingin dipotong.Jadi pada alinea bagian atas potongan tersebut akan muncul pada halaman depan sedangkan potongan alinea dibawahnya akan muncul bila Read More diklik pada postingan anda.
4.Selanjutnya klik gambar yang keterangannya insert jump break.Dapat dilihat pada gambar dibawah yang saya beri kotak warna biru.Setelah itu Publish Post.






Selamat anda sudah mempunyai Read More pada postingan anda.Kalau anda ingin mengganti kalimat Read More dengan Baca Selengkapnya , berikut caranya.
1.Klik Layout >Edit Blog Post.Selanjutnya ganti kalimat Read More dengan kalimat sesuai keinginan anda.Lihat gambar dibawah.





2.Lalu Save.
READ MORE - Membuat Read More Pada New Post Editor Blogger

Mendapatkan Target Pengunjung Blog Lewat Mesin Pencari Google

Setiap blogger pastilah mengharapkan postingan dan blog dapat terindeks dengan baik oleh google dan dapat menjadi nomor satu dimesin pencari google.Tapi perlu diketahui bahwa hasil pencarian oleh google hanya memberikan hasil pencarian berupa situs atau blog yang berguna dan relevan dengan kata kunci.

Untuk mengoptimalkan hasil pencarian maka hal yang perlu diketahui adalah target negara mana yang akan dibidik.Bila keyword dalam bahasa Indonesia sebaiknya bidik para pencari dari google.co.id.Sebaliknya bila bukan sebaiknya bidik para pencari dari luar Indonesia.Lalu bagaimana cara membidik target hasil pencarian google Indonesia atau google negara lain?

Ada 2 cara yang bisa dilakukan yaitu:
1. Menggunakan Bahasa Negara Target.
Maksudnya begini, bila anda menargetkan pengunjung dari Indonesia sebaiknya gunakan bahasa Indonesia pada blog anda dan keyword yang akan dibidik.Karena google akan mengutamakan blog dengan bahasa Indonesia pada halaman pertama bila keyword yang digunakan berbahasa Indonesia.Artinya bila ada beberapa blog yang menggunakan bahasa Indonesia saja dan selain bahasa Indonesia, mesin pencari google akan lebih mengutamakan blog yang berbahasa Indonesia bila keyword yang digunakan berbahasa Indonesia.
2. Menggunakan Google Webmaster
Dengan google webmaster ini anda dapat memilih negara target yang di bidik.Sebelumnya anda harus memverifikasi blog anda di Google, dapat dilihat disini, cara verifikasi blog.Selanjutnya tahapan berikutnya adalah:
a.Login pada http://www.google.com/webmasters/tools.
b.Klik pada nama blog anda.Bila ada beberapa blog, pilih blog yang anda ingin ditargetkan.
c.Pada Site Configuration, klik Setting.
d.Pada Geographic Target, pilih negara yang ingin anda jadikan target, lalu Save.
Bila ingin menargetkan pengunjung dari lokasi yang berbeda, pilih saja Unlisted.
Selamat mencoba.

Tutorial Blog-Blog Islam-Cara Membuat Keyword
READ MORE - Mendapatkan Target Pengunjung Blog Lewat Mesin Pencari Google

Mendapatkan Target Pengunjung Blog Lewat Mesin Pencari Google

Setiap blogger pastilah mengharapkan postingan dan blog dapat terindeks dengan baik oleh google dan dapat menjadi nomor satu dimesin pencari google.Tapi perlu diketahui bahwa hasil pencarian oleh google hanya memberikan hasil pencarian berupa situs atau blog yang berguna dan relevan dengan kata kunci.

Untuk mengoptimalkan hasil pencarian maka hal yang perlu diketahui adalah target negara mana yang akan dibidik.Bila keyword dalam bahasa Indonesia sebaiknya bidik para pencari dari google.co.id.Sebaliknya bila bukan sebaiknya bidik para pencari dari luar Indonesia.Lalu bagaimana cara membidik target hasil pencarian google Indonesia atau google negara lain?

Ada 2 cara yang bisa dilakukan yaitu:
1. Menggunakan Bahasa Negara Target.
Maksudnya begini, bila anda menargetkan pengunjung dari Indonesia sebaiknya gunakan bahasa Indonesia pada blog anda dan keyword yang akan dibidik.Karena google akan mengutamakan blog dengan bahasa Indonesia pada halaman pertama bila keyword yang digunakan berbahasa Indonesia.Artinya bila ada beberapa blog yang menggunakan bahasa Indonesia saja dan selain bahasa Indonesia, mesin pencari google akan lebih mengutamakan blog yang berbahasa Indonesia bila keyword yang digunakan berbahasa Indonesia.
2. Menggunakan Google Webmaster
Dengan google webmaster ini anda dapat memilih negara target yang di bidik.Sebelumnya anda harus memverifikasi blog anda di Google, dapat dilihat disini, cara verifikasi blog.Selanjutnya tahapan berikutnya adalah:
a.Login pada http://www.google.com/webmasters/tools.
b.Klik pada nama blog anda.Bila ada beberapa blog, pilih blog yang anda ingin ditargetkan.
c.Pada Site Configuration, klik Setting.
d.Pada Geographic Target, pilih negara yang ingin anda jadikan target, lalu Save.
Bila ingin menargetkan pengunjung dari lokasi yang berbeda, pilih saja Unlisted.
Selamat mencoba.

Tutorial Blog-Blog Islam-Cara Membuat Keyword
READ MORE - Mendapatkan Target Pengunjung Blog Lewat Mesin Pencari Google

Cara Membuat Spoiler Pada Blog

Spoiler biasanya digunakan untuk memperkecil atau mempersingkat kode, postingan, atau tulisan apapun agar tidak terlalu memenuhi halaman.Spoiler ini dapat anda pasang pada side bar, halaman posting, header dan footer.Untuk membuatnya tidaklah sulit,anda tinggal mencopy kode dibawah ini.
Berikut contoh spoiler.


Contoh Spoiler:

INI ADALAH CONTOH SPOILER



Cara membuat spoiler ini adalah sebagai berikut:
1.Copy dan paste kode dibawah ini

Spoiler Untuk lihat Script:




Isi kode script, HTML dan teks anda disini






2.Selanjutnya gantilah tulisan yang yang berhuruf tebal dan berwarna hitam dan merah.
Width: 55px adalah lebar kotak spoiler.Gantilah sesuai kebutuhan anda.
font-size: 11px adalah ukuran huruf dalan kotak spoiler.Dapat diganti sesuai kebutuhan.
Tutup dan Lihat dapat anda ganti sesuai keinginan anda
Isi kode script, HTML dan teks anda disini dapat anda ganti dengan teks atau kode script.
Silakan mencoba.
READ MORE - Cara Membuat Spoiler Pada Blog

3 Situs Pembuat Avatar Diri Yang Keren

Ingin buat avatar dari foto diri anda? Gampang..silakan anda mengunjungi ketiga situs pembuat avatar dibawah ini.

Avatar biasa diperlukan pada sebuag forum, blog,atau situs komunitas lainnya.Avatar sendiri adalah sebuah gambar yang diupload sendiri dan biasanya berupa gambar foto diri, kartun, dan gambar-gambar unik lainnya.Lalu untuk membuat avatar diri dalam bentuk kartun, silakan gunakan ketiga situs pembuat kartun avatar dibawah ini.

1.http://www.cartoonme.com/en/


2.http://www.moonjee.com/


3.http://www.befunky.com/
READ MORE - 3 Situs Pembuat Avatar Diri Yang Keren

Cara Membuat Top of Page Icon

Anda mungkin sering mendapat suatu halaman blog yang panjang sehingga untuk melihat keseluruhan halaman harus menggunakan down scroll pada mouse.Kalau sudah pada akhir halaman biasanya agak malas juga harus menggunanan up scroll pada mouse untuk kembali lagi pada awal halaman.
Kalau blog anda model kayak begini yang mempunyai halaman yang panjang, sebaiknya anda menggunakan suatu tombol yang biasa disebut Top of Page Button.Kali ini top of page button modelnya berupa floating button.Untuk membuat adalah sebagai berikut:

1.Login pada Blogger.
2.Klik Layout pada Dashboard anda.
3.Klik Add a Gadget.
4.Klik HTML / Javascript.
5.Masukkan kode berikut ini.

6.Selanjutnya Save
Anda bisa mengganti gambar lain sesuai dengan keinginan anda.Bila ingin mengganti gambar, ganti alamat image pada kode diatas yaitu:

http://img119.imageshack.us/img119/8589/arrowupcx2.gif
READ MORE - Cara Membuat Top of Page Icon

5 Situs Untuk Membuat Drop Down Menu

Salah satu cara untuk memudahkan pengunjung untuk menjelajah blog adalah dengan menyediakan sebuah navigasi berupa horizontal navigasi atau horizontal drop down menu.Horizontal menu ini biasanya ditampilkan pada bagian atas blog .Bagi anda yang ingin membuat horizontal menu dapat melihat pada postingan sebelum yaitu cara membuat horizontal navigasi dan cara membuat horizontal multi drop.Namun demikian anda juga dapat melihat 5 situs drop down menu ini karena beberapa drop menunya kelihatan sangat keren dan dapat disesuikan dengan blog anda.Kelima situs ini menggunakan kode CSS dan javascrip.

1.JavaScript Dropdown Menu with Multi Levels


2.All Levels Navigational Menu (v2.2)

 
3.Professional dropdown


4.Drop Down Tabs (5 styles)


5.Chrome CSS Drop Down Menu
READ MORE - 5 Situs Untuk Membuat Drop Down Menu

Cara Memasang Tag Cloud Delicious Pada Blog

Bagi anda yang mempunyai account pada Delicious dapat dimanfaat untuk menampilkan tag clouds pada blog.Delicious sendiri adalah layanan yang memungkinkan pengguna untuk menyimpan, mengelola dan berbagi halaman web dari sumbernya .Pemasangan tag pada blog akan lebih memudahkan bagi anda untuk bisa menemukan tag yang diinginkan .Berikut cara memasang tag cloud delicious.

1.Anda harus mempunyai account pada delicious.Bila belum lakukan register terlebih dahulu pada delicious.com ini.
2.Lgin pada Blogger.
3.Klik Layout Pada Dashboard.
4.Klik Add a Gadget, dan pilih HTML/Javascript gadget.
5.Copy dan paste kode dibawah ini.Ganti kalimat LOGIN NAME dengan Username delicious anda.







6.Selanjutkan Letakkan widget di blog pada tempat dimana tag cloud ini akan ditampilkan.Selamat mencoba
Contohnya seperti dibawah ini

Sumber:tip.blogdoctor.me
READ MORE - Cara Memasang Tag Cloud Delicious Pada Blog

5 Website Hosting Untuk Menyimpan Foto dan Gambar


Biasanya bila akan menyimpan sebuah foto dan gambar, disimpan pada harddisk komputer.Lalu bagaimana bila foto atau gambar tersebut akan di pajang pada sebuah blog?
Untuk layanan blog gratisan seperti blogger dan wordpress ada fasilitas untuk memasukkan foto tersebut pada postingan walaupun foto atau gambar tersebut berada di dalam harddisk komputer.Tapi bila ingin memasang foto tersebut pada side bar blog, email, atau pada tempat lain di blog, sebaiknya gunakan web hosting untuk menyimpan foto dan gambar tersebut.Dengan menyimpan foto dan gambar pada web hosting tersebut akan memudahkan memasangnya karena sudah mempunyai link image URL.Kelima web hosting tersebut adalah

1.Photobucket
2.Imageshack
3.Tinypic
4.Imagehosting
5.Pict
READ MORE - 5 Website Hosting Untuk Menyimpan Foto dan Gambar

Cara Membuat Tabel Pada Blog

Membuat table pada blog tidak sesulit yang dibayangkan.Semalam sewaktu lagi browshing, pas menemukan situs yang membahas cara membuat table diblog dengan google document.Dengan menggunakan google document anda tidak perlu menggunakan kode HTML lagi untuk membuat tabel tersebut.Kelebihannya yang utama data pada tabel tidak mudah di copy paste.Memang ok fitur yang satu ini.
Untuk membuatnya anda harus mempunyai account pada google document.Bagi yang sudah punya tidak perlu register lagi.Untuk lebih lengkapnya bagaimana membuat tabel pada blog dengan google document ini silakan lihat pada blog ini, bloggerpemula.info
READ MORE - Cara Membuat Tabel Pada Blog

Mengurangi Ukuran File Suatu Gambar

Seringkali dalam membuat postingan biasanya disertakan sebuah gambar atau beberapa gambar untuk menarik para pengunjung.Masalahnya kalau size gambar itu terlalu besar sehingga lambat laun akan menambah beban blog sehingga memperberat saat loading.Dan juga kalau pun dikecilkan sizenya akan mengurangi kualitas gambarnya.Ada cara untuk mengurangi size file suatu gambar tanpa mengurangi kualitas gambarnya yaitu dengan menggunakan punypng.Dengan punypng ini gambar akan diperkecil ukurannya hingga 41% dan juga akan secara automatis mengubah file gambar dari file GIF dan JPEG ke file PNG.Dengan demikian tidak akan mengurangi kualitas gambar tersebut seperti ketajaman warnanya.Bagi yang ingin mencoba, langsung saja kesitus punypng:
Caranya mengconver gambar :

1.Buka situs punypng.
2.Tekan Upload Image.
3.Selanjutnya cari file gambar yang akan diresize lalu Open.
4.Punypng akan secara automatis meresize gambar dan dan mengubah ke file PNG.Setelah selesai akan muncul size gambar sebelumnya dan size gambar sesudah serta berapa persen size gambar tersebut dikurangi.
5.Selanjunya Download gambar dan simpan pada komputer anda.Selamat gambar anda sudah diresize.Coba perhatikan perbedaannya.
READ MORE - Mengurangi Ukuran File Suatu Gambar

Cara Membackup Data Blog Pada Blogspot


Bagi seorang blogger salah satu yang paling tidak disukai adalah bila blog bermasalah apalagi semua postingan tidak dibackup.Bencana pun muncul, postingan yang sudah dibuat selama bertahun-tahun lenyap seketika.Bagi yang mempunyai blog dari blogger, anda dapat membackup postingan blog anda.Hasil backup tersebut dapat diambil kembali bila anda menginginkannya.Berikut cara membackup postingan pada blogspot.
1.Login pada Blogger.
2.Klik Setting pada Dashboard anda.
3.Akan muncul seperti gambar dibawah ini.

4.Selanjutnya klik Export blog,lalu klik Download Blog.Simpanlah backup tersebut pada hard disk komputer anda.
5.Selesai
Lakukanlah backup postingan anda sesering mungkin agar bila anda mengalami masalah pada blog,anda sudah mempunyai backupnya.
READ MORE - Cara Membackup Data Blog Pada Blogspot

PENGARUH KEBIJAKAN HARGA DAN PERIKLANAN TERHADAP VOLUME PENJUALAN PADA PERUSAHAAN RAKET ABADI MALANG

PENGARUH KEBIJAKAN HARGA DAN PERIKLANAN TERHADAP VOLUME PENJUALAN PADA PERUSAHAAN RAKET ABADI MALANG

BAB I

PENDAHULUAN


A. Latar Belakang Masalah Penelitian

Mengingat semakin pesatnya pertumbuhan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh konsumen, semakin bertambah banyak, baik dalam jumlah maupun jenisnya. Hal ini mendorong perusahaan-perusahaan saling berpacu agar dapat memuaskan kebutuhan konsumen dengan cara menghasilkan barang dan jasa sesuai dengan keinginan konsumen. Keadaan ini mengakibatkan terciptanya persaingan sesama perusahaan yang menghasilkan barang dan jasa yang sejenis.
Untuk menghadapi persaingan ini memaksa perusahaan untuk berorientasi pada kegiatan pemasaran. Kegiatan yang dilakukan perusahaan harus dapat memberikan kepuasan kepada konsumen. Sehingga dapat dikatakan bahwa pemasaran memegang peranan penting dalam menunjang kegiatan perusahaan di dalam meningkatkan penjualan.
Agar tujuan perusahaan untuk meningkatkan hasil penjualan tercapai maka perusahaan harus mempunyai cara-cara atau metode-metode yang digunakan sebagai pedoman terutama dalam bidang pemasaran. Strategi pemasaran adalah cara yang paling tepat dalam upaya meningkatkan penjualan, caranya ialah dengan menetapkan harga, promosi serta saluran distribusi, terhadap barang dan jasa yang bisa memberikan kepuasan kepada konsumen.
Dari beberapa strategi pemasaran tersebut di atas, harga dan promosi dalam hal ini periklanan merupakan bagian yang penting serta berpengaruh terhadap peningkatan hasil penjualan. Pada penjualan Perusahaan Raket Abadi Malang yang bergerak dalam bidang industri alat olahraga, meningkatnya volume penjualan tidak hanya tergantung pada promosi yang dilakukan perusahaan tetapi juga tergantung dari layanan kebijakan harga yang diberikan. Oleh karena itu perusahaan dituntut untuk mengikuti perkembangan jaman dan situasi pasar sekarang.
Dengan adanya promosi dalam bentuk kebijakan harga dan periklanan yang dilaksanakan perusahaan diharapkan penjualan akan dapat ditingkatkan. Agar perusahaan dapat menggunakan periklanan dan harga secara efektif, maka sebelum mengadakan kegiatan tersebut hendaknya diadakan suatu perencanaan yang baik dengan memperhatikan segala faktor yang berkaitan dengan kebijakan harga dan periklanan sehingga apa yang dilaksanakan dapat berhasil dengan baik. Tentu saja hal ini harus disesuaikan dengan maksud dari periklanan yang dapat menarik konsumen yang nantinya membuat minat konsumen untuk membeli produk yang ditawarkan perusahaan.
Pengetahuan akan bauran pemasaran yang baik dalam upaya pelaksanaan kegiatan pemasaran secara intensif menjadi faktor penting yang harus diketahui perusahaan dalam usaha mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan dan menjangkau konsumen sebanyak-banyaknya. Dengan adanya penelitian tentang bauran pemasaran diharapkan bisa membantu untuk mewujudkan suatu tujuan perusahaan.
Berdasarkan alasan tersebut di atas maka penulis tertarik untuk mengambil judul skrispi tentang: “PENGARUH KEBIJAKAN HARGA DAN PERIKLANAN TERHADAP VOLUME PENJUALAN PADA PERUSAHAAN RAKET ABADI MALANG”.
B. Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan, maka dirumuskan permasalahannya sebagai berikut:
1. Sejauhmana pengaruh kebijakan harga dan periklanan terhadap Volume Penjualan Pada Perusahaan Raket Abadi Malang?
2. Variabel bauran pemasaran (yang terdiri dari kebijakan harga dan periklanan) manakah yang berpengaruh dominan terhadap Volume Penjualan Pada Perusahaan Raket Abadi Malang?
C. Tujuan Penelitian
1. Untuk mengetahui pengaruh kebijakan harga dan periklanan terhadap Volume Penjualan Pada Perusahaan Raket Abadi Malang
2. Untuk mengetahui pengaruh yang dominan antara harga dan periklanan terhadap Volume Penjualan Pada Perusahaan Raket Abadi Malang
D. Kegunaan Penelitian
Dengan adanya penelitian ini diharapkan bisa memberikan masukan bagi pihak-pihak berikut:
1. Bagi penulis
Untuk menerapkan teori-teori dan pengetahuan yang didapat di bangku kuliah ke dalam masalah yang sebenarnya terjadi pada suatu perusahaan khususnya mengenai bauran pemasaran yang dilaksanakan pada suatu perusahaan.
2. Bagi Perusahaan
Hasil penelitian ini diharapkan bisa menjadi bahan masukan bagi perusahaan terutama sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan yang terkait dengan tujuan jangka pendek ataupun jangka panjang perusahaan khususnya dalam hal pemasaran.
3. Bagi pihak lain
Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan referensi maupun sebagai acuan khususnya bagi yang berminat pada permasalahan bauran pemasaran.

BAB II
LANDASAN TEORI

Dalam upaya untuk memberikan jalan keluar masalah yang dihadapi perusahaan, maka peneliti akan mengemukakan dasar-dasar teori berhubungan dengan masalah. Tujuannya adalah sebagai titik tolak untuk mencari kebenaran atau kaitannya dengan suatu masalah.
Adapun teori yang dikemukakan sesuai dengan permasalahan ini adalah sebagai berikut :
A. Pengertian pemasaran
Pemasaran mengandung arti yang luas karena membahas mengenai masalah yang terdapat dalam perusahaan dan hubungannya dengan perdagangan barang dan jasa.
Menurut Kotler (2002:9) yang diterjemahkan Ancellawati: “Pemasaran adalah suatu proses sosial yang didalamnya individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan secara bebas mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain”.
Proses pertukaran melibatkan kerja. Penjual harus mencari pembeli, mengenali kebutuhan mereka, merancang produk yang tepat, mempromosikan produk tersebut, menyimpan dan mengangkutnya, menetapkan harganya, memberikan layanan purna jual dan sebagainya. Kegiatan seperti pengembangan produk, penelitian, komunikasi, distribusi, penetapan harga dan layanan merupakan inti kegiatan pemasaran.
Lebih lanjut mengenai pengertian manajemen pemasaran didefinisikan oleh Kotler (2002:10): “Penganalisaan, perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan program-program yang bertujuan menimbulkan pertukaran dengan pasar yang dituju dengan maksud untuk mencapai sasaran perusahaan”
Apabila kedua definisi di atas dibandingkan maka dapat kita tarik sebuah kesimpulan bahwa pada dasarnya kegiatan manajemen pemasaran meliputi proses penganalisaan, perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan yang dilakukan oleh individu atau kelompok dalam hubungannya dengan produk barang dan jasa untuk memperoleh apa yang diinginkan.
B. Pengertian Bauran Pemasaran
Pada dasarnya bauran pemasaran merupakan variabel-variabel yang dipakai perusahaan dalam kegiatan pemasarannya. Banyak pendapat dari para ahli yang menegaskan hal tersebut. Seperti yang diungkapkan oleh Kotler dan Amstrong (2001:18): “Bauran pemasaran adalah seperangkat alat taktis dan terkontrol yang dipadukan oleh perusahaan untuk menghasilkan respon yang diinginkan pasar sasaran”.
Hal tersebut dijelaskan lebih lanjut oleh Saladin (2005:6): “Bauran pemasaran adalah kombinasi dari empat elemen pokok (product-price-place-promotion) yang terdapat dalam program pemasaran”
Jadi program pemasaran yang efektif memadukan seluruh elemen bauran pemasaran menjadi program yang rekoordinasi yang dirancang untuk mencapai tujuan-tujuan pemasaran perusahaan. Bauran pemasaran memberlakukan sarana taktis perusahaan untuk membangun posisi yang kuat di dalam pasar sasaran.
Berdasarkan uraian-uraian di atas dapat dinyatakan bahwa variabel-variabel dalam bauran pemasaran merupakan sekelompok variabel yang terdiri dari produk, harga, saluran distribusi dan promosi yang dapat digunakan oleh perusahaan dalam program pemasaran.
C. Tinjauan Tentang Kebijakan Harga
1. Pengertian Harga dan Kebijakan Harga
Harga memegang peranan penting dalam pemasaran baik itu bagi penjual maupun pembeli. Untuk lebih jelasnya dibawah ini akan dikemukakan pengertian tentang harga yang dikemukakan oleh para ahli:
Menurut Kotler (2002:114) mengatakan bahwa: “Harga yaitu jumlah uang yang harus dibayar pelanggan untuk produk itu”.
Menurut Swastha (2002:211) pengertian harga adalah: “Sejumlah uang (ditambah beberapa barang kalau mungkin) yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi barang beserta pelayanannya”.
Sedangkan menurut Kotler (2002:442); “Harga adalah sejumlah uang yang dibebankan atas suatu produk atau jasa. Secara lebih luas lagi harga adalah jumlah yang memiliki atau nilai yang dinyatakan produk atau jasa tersebut”.
Menurut Irawan (2006:110) pengertian harga adalah: “Pencerminan nilai yang dinyatakan dengan rupiah”.
Menurut Saladin (2005:69) pengertian harga adalah: “Nilai yang disebutkan dalam dollar ($) atau sen, atau medium moneter lainnya sebagai alat tukar”.
Menurut Alma (2005:79) bahwa: “Harga adalah nilai suatu barang yang dinyatakan dengan uang”.
Berdasarkan pendapat dari para ahli tersebut dapat disimpulkan bahwa harga adalah merupakan alat tukar untuk mengukur suatu nilai uang yang terkandung dalam suatu barang atau jasa, sedangkan yang dipakai sebagai alat pengukur adalah uang.
Dari pengertian di atas, timbullah pengertian tentang kebijakan harga, dimana dalam pelaksanaannya akan diikuti oleh kebijakan harga tertentu yang sebelumnya diputuskan oleh perusahaan. Kebijakan harga tersebut dimaksudkan dengan langkah guna mendukung dan mengarahkan harga agar tercipta suatu hubungan antara produsen dan konsumen.
Untuk memperjelas tentang kebijakan harga harga, disini akan dikemukakan pendapat menurut Effendi (2007:197), yaitu:
Syarat-syarat ketetapan harga terpisah dan berbeda dari penentuan tingkat harga, karena kebijakan harga yang ada dapat sama untuk harga yang berlainan dan perbedaan kebijakan merupakan suatu perhatian sebagai keputusan rutin mereka membantu sebagai jalan bagi pimpinan perusahaan dalam mengikuti penentuan keputusan harga.

Menurut Moekijat (2003:441) mengenai: “Kebijakan harga adalah suatu keputusan-keputusan mengenai harga-harga yang akan diikuti untuk suatu jangka tertentu”.
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa kebijakan harga yang ditetapkan oleh perusahaan, biasanya kebijakan harga tersebut berlaku untuk sementara waktu saja selama masa menguntungkan perusahaan. Oleh karena itu perusahaan harus mengikuti perkembangan harga dan situasi pasar. Unsur harga tersebut dalam waktu tertentu dirubah atau tidak. Apabila selama batas waktu tertentu keadaan menguntungkan, maka kebijakan harga harga tersebut ditinjau kembali apabila situasi dan kondisi perusahaan mengalami perubahan, sehingga tidak mungkin lagi untuk dipertahankan agar produsen maupun konsumen tidak saling dirugikan.
2. Tujuan Kebijakan harga
Pada umumnya perusahaan dalam mengadakan kebijakan harga mempunyai beberapa tujuan. Tujuan kebijakan harga tersebut dikemukakan sebagai berikut:
Menurut Lamarto (2006:314), yaitu:
a. Berorientasi pada laba, untuk:
1) Mencapai target laba investasi atau laba penjualan bersih
2) Memaksimalkan laba
b. Berorientasi pada penjualan untuk:
1) Meningkatkan penjualan
2) Mempertahankan atau meningkatkan pangsa pasar
c. Berorientasi pada status quo, untuk:
1) Menstabilkan harga
2) Menangkal persaingan

Selanjutnya akan diuraikan mengenai tujuan kebijakan harga sebagai berikut:
a. Berorientasi pada laba
1) Mencapai target laba investasi atau laba penjualan bersih:
Perusahaan menetapkan harga produknya atau jasa yang diberikan atas dasar sasaran pencapaian prosentase tertentu untuk pengembalian investasi atau laba penjualan bersih. Sasaran seperti ini menjadi kacau baik bagi perusahaan maupun pialangnya.
2) Memaksimalkan laba
Sasaran penetapan harga atau dasar menghasilkan uang sebanyak-banyaknya mungkin merupakan sasaran yang paling banyak dianut oleh perusahaan. Dalam teori ekonomi atau praktek bisnis, tidak ada yang salah dengan sasaran seperti ini. Secara teoritis apabila laba menjadi terlalu besar karena penawaran lebih kecil dibandingkan permintaan, modal baru akan tertanam dalam bidang usaha ini. Dengan sendirinya hal ini akan mengurangi laba sampai setingkat normal.
b. Berorientasi pada penjualan
1) Meningkatkan volume penjualan
Sasaran penetapan harga biasanya dinyatakan dalam prosentase kenaikan volume penjualan selama periode tertentu. Katakanlah satu tahun atau tiga tahun. Para pengecer mendayagunakan sasaran semacam ini. Sewaktu mereka berusaha meningkatkan penjualan tahun lalu dengan prosentase tertentu. Namun untuk meningkatkan volume penjualan mungkin bisa atau tidak bisa taat dengan konsep pemasaran yang dianut volume penjualan yang menguntungkan. Di satu pihak, sasaran perusahaan bisa meningkatkan volume penjualan tetapi dengan tetap mempertahankan tingkat labanya. Disegi lain, manajemen bisa memutuskan dan meningkatkan volume penjualannnya melalui strategi penetapan harga yang agresif dengan kerugian. Dalam hal ini manajemen bisa memutuskan untuk pendek dengan perhitungan bahwa melalui peningkatan volume penjualan dapat menancapkan kakinya dalam pasar.
2) Mempertahankan atau meningkatkan pangsa pasar
Perusahaan yang mempunyai sasaran penetapan harga tipe ini memutuskan perhatian pada upaya mempertahankan atau meningkatkan pangsa pasar. Satu sektor yang membuat sasaran ini tercapai adalah perusahaan biasanya dapat menentukan pangsa pasar apa yang diinginkan. Dalam beberapa hal, pangsa pasar merupakan indikator kondisi perusahaan yang lebih baik dibandingkan dengan target laba investasi artinya, sasaran penetapan harganya yang lebih baik. Hal ini bisa terjadi terutama pada waktu pasar total sedang berkembang dan perusahaan bisa memperoleh laba yang bisa diharapkan. Akan tetapi jika manajemen tidak mengetahui bahwa pasar sedang berkembang, akibatnya pangsa pasar perusahaan bisa mengalami kemunduran.
c. Berorientasi pada status quo
1) Menstabilkan harga
Stabilitas harga sering menjadi sasaran industri-industri yang mempunyai pemimpin harga (price leader)
2) Menangkal persaingan
Banyak perusahaan, tidak tergantung dari besar kecilnya, secara sadar memberi harga produknya untuk memenangkan persaingan. Meskipun perusahaan sudah besar, hanya mempunyai peranan yang kecil dalam menentukan harga pasar.
Dari pendapat yang dikemukakan di atas, dapat disimpulkan bahwa dengan ditetapkannya kebijakan harga, maka tujuan yang hendak dicapai adalah:
a. Mencapai target laba atau laba tertentu
b. Memaksimalkan laba
c. Meningkatkan penjualan
d. Mempertahankan dan meningkatkan pangsa pasar
e. Mentabilkan harga
f. Menangkal persaingan.
3. Macam-Macam Kebijakan Harga
Kebijakan harga dapat dibedakan menjadi beberapa macam, seperti yang dikemukakan oleh Lamarto (2006:350), yaitu:
a. Potongan dan kelonggaran (discount and allowance)
b. Strategi penetapan-penetapan harga geografis
c. Strategi harga tanggal lawan strategi harga variabel
d. Penetapan harga unit (unit pricing)
e. Strategi lini harga (price lining)
f. Sarana pengendalian harga eceran
g. Penetapan harga pelopor dan undang-undang
h. Penetapan harga psikologis
i. Penetapan harga dimasa inflasi
j. Persaingan harga lawan persaingan non harga


Berikut ini merupakan penjelasan dari macam-macam kebijakan harga harga tersebut di atas:
a. Potongan dan kelonggaran (discount and allowance)
Potongan dan kelonggaran adalah hasil pengurangan dari harga dasar atau harga tercatat atau harga terdaftar (list prices)
b. Strategi penetapan-penetapan harga geografis
Dalam menetapkan harga produk, seorang penjual harus mempertimbangkan pula biaya angkutan dari pabrik sampai ke pembeli. Faktor ini menjadi bertambah penting, karena biaya angkutan sekarang dimasukkan ke dalam biaya variabel total. Kebijakan harga penetapan harga bisa mencakup tiga variasi: pembeli menanggung seluruh biaya angkutan, atau penjual menanggung seluruh biaya angkutan atau dapat juga ditanggung kedua belah pihak.
Strategi apa yang dapat dipilih bisa sangat mempengaruhi:
1) Batas tempat fasilitas produksi
2) Lokasi tempat produksi
3) Sumber bahan baku produksi
4) Daya saing dalam berbagai pasar
c. Strategi harga tanggal lawan strategi harga variabel
Sebelum menentukan strategi penetapan harga apa yang dianut oleh perusahaan, manajemen perlu terlebih dahulu mengkaji dengan cermat dua pilihan, strategi tunggal atau strategi harga variabel.
Menganut strategi yang satu bukan berarti membuang jauh-jauh strategi yang lain, meskipun biasanya penentuan strategi apa yang akan didayagunakan bersifat mengikat. Dengan strategi harga tunggal, perusahaan menetapkan harga sama atau harga ke seluruh pelanggan yang membeli produk dalam kualitas sama. Di bawah strategi harga variabel, perusahaan akan dapat menjual produk dengan harga yang berlainan meskipun transaksi dilakukan dalam kuantitas sama dengan pembeli yang sama. Kebijakan harga tunggal bisa membina kepercayaan konsumen kepada penjual tingkat eceran, grosir atau pabrik. Pembeli yang kurang pandai menawar tidak perlu kuatir akan tertipu. Kebijakan harga variabel juga mempunyai kelebihan, misalnya penjual bisa membeli konsensi harga kepada pembeli agar penjual bisa memberi harga khusus pada pembeli yang mempunyai potensi menjadi pelanggan besar.
d. Penetapan harga unit (unit pricing)
Penetapan harga unit adalah strategi pelaporan informasi tentang harga eceran yang sampai sekarang tetap didayagunakan secara luas oleh rangkaian pasar raya atau super market. Walaupun demikian, metode penetapan harga tipe ini bisa diadaptasikan ke berbagai tipe toko dan produk lainnya. Sebagai strategi ia merupakan reaksi bisnis terhadap proses-proses konsumen mengenai pemakaian ukuran kemasan.
Praktek-praktek yang ada membuat konsumen sukar membandingkan harga produk-produk serupa. Latar belakang pemakaian strategi ini didasarkan atas harapan bahwa konsumen diharapkan makin sadar dan memahami strategi ini. Biaya yang dikeluarkan untuk mempraktekkan strategi ini diimbangi oleh manfaat yang dapat dipetik dari masyarakat.
e. Strategi lini harga (price lining)
Penetapan lini harga banyak didayagunakan oleh para pengecer pakaian jadi. Pada intinya strategi ini menyeleksi harga yang terbatas jumlahnya yang akan dicapai untuk setiap lini barang dagangan, misalnya sebuah toko sepatu menjual lini produk yang terdiri dari beberapa model sepatu seharga Rp. 15.000,- sepasang, lini model lain seharga Rp. 20.000,- dan lini termahal dengan harga Rp. 30.000,- sepasang. Bagi konsumen, keuntungan utama dari penetapan lini harga adalah penyederhanaan keputusan beli. Dari sudut pengecer strategi ini juga menguntungkan karena membantu perencanaan dan membelanjakan di toko. Kendala yang mungkin dihadapi oleh strategi lini, perubahan lini harga yang harus selalu dilakukan setiap kali biaya naik sehingga pengecer akan bingung. Keseringan merubah lini harga akan merusak citra toko. Apabila situasi harga tetap, margin laba ditekan serendah mungkin, pengecer bisa selalu mencari harga produk yang tidak terlalu tinggi. Pihak produsen juga bisa menolong para pengecer melalui penyederhanaan kemasan atau kualitas produk (berarti biaya lebih murah) pengecer bisa mempertahankan harga pada tingkat yang tetap.
f. Sarana pengendalian harga eceran
Beberapa pabrik ingin mengendalikan harga eceran produknya, ada yang mencantumkan pedoman harga-harga eceran yang diajukan oleh produknya, ada juga yang secara tegas mencantumkan harga eceran tinggi, mereka yang melanggar bisa dicabut hak menjual produknya. Kebijakan yang memperbolehkan pengecer menambah atau mengurangi dengan potongan harga. Kebijakan yang kedua harga bisa jalan untuk produk yang laku.
g. Penetapan harga pelopor dan undang-undang
Gagasan yang mendasari adalah pelanggan ke toko membeli produk dengan harga pelopor dan kemudian tertarik untuk membeli produk lain dengan harga biasa. Hasil diharapkan bisa berupa laba total dan volume penjualan total. Tujuan umum dari undang-undang ini baik, yaitu mencegah praktek penurunan harga seenaknya sendiri. Namun demikian undang-undang ini masih mengijinkan praktek banting harga sebagai strategi promosi dan strategi harga. Lagi pula tujuan daripada bisnis adalah menghasilkan laba dari operasi total tidak perlu dari setiap penjualan masing-masing produk.
h. Penetapan harga psikologis
Ditingkat penjualan eceran, strategi bagi penetapan harga psikologis adalah memberi harga dengan gasal seperti misalnya permen coklat seharga Rp. 5.995,- dan buku seharga Rp. 6.000,-. Beberapa studi lapangan kurang mendorong keyakinan di atas, harga gasal kurang disenangi toko-toko yang eksekutif.
i. Penetapan harga dimasa inflasi
Infalsi yang melanda ekonomi sebagian besar melanda negara di dunia selama beberapa tahun ini belum terlihat tanda-tanda akan mereda. Bagi eksekutif pemasaran terutama dalam penetapan harga inflasi memaksa mereka untuk mengembangkan strategi penetapan harga yang kreatif dan inovatif.
j. Persaingan harga lawan persaingan non harga
Di dalam upaya mengembangkan program pemasaran manajemen mempunyai pilihan antara penekanan persaingan harga atau persaingan non harga. Pilihan dapat mempengaruhi bagian-bagian lain dari sistem pemasaran perusahaan. Dengan harga yang rendah biasanya pelayanan yang ditawarkan juga menjadi berkurang. Dahulu rangkaian toko dan pusat-pusat penjualan dengan potongan harga selalu bersaing dengan cara seperti ini. Dari sebuah perusahaan juga mendayagunakan harga dalam persaingan melalui:
1) Perubahan harga
2) Reaksi terhadap perubahan harga yang dilakukan oleh para pesaingnya.
Persaingan non harga makin banyak digunakan dalam program pemasaran paling tidak ingin menentukan jalannya sendiri. Dalam persaingan non harga, dasar pandangan seperti ini bisa terjadi karena posisi perubahan sebagai penjual tidak terlalu berubah, meskipun pesaing mulai banting harga. Juga kesetiaan pembeli terhadap produk akan tetap terjaga, karena harga bukan satu-satunya ciri pembeda perusahaan. Dengan strategi persaingan harga pembeli akan setia pada perusahaan selama perusahaan dapat menawarkan produk dengan harga rendah.
Dua metode utama persaingan non harga adalah promosi dan pembeda produk. Selain itu juga perusahaan yang akan menekan keragaman dan kualitas pelayanan perusahaan pada pelanggan. Salah satu bentuk persaingan non harga (diluar promosi dan pembedaan produk) adalah kartu dagang atau kartu yang dapat ditukarkan dengan uang atau hadiah-hadiah lain.
4. Jenis-Jenis Potongan
Untuk memperoleh gambaran secara lebih jelas mengenai teori di atas maka sesuai dengan pemecahan masalah yang ada, dibawah ini akan diuraikan tentang maam-macam atau jenis-jenis potongan (discount) menurut Lamarto (2006:350) sebagai berikut:
a. Potongan kuantitas (quality discount)
b. Potongan dagang (rate discount)
c. Potongan atau rabat kontan (cash discount)
d. Potongan musiman (seasonal discount)
e. Pencatatan maju (forward discount)
f. Kelonggaran promosi (Promotional discount)

Berikut ini akan dijelaskan jenis-jenis potongan harga sebagai berikut:
a. Potongan kuantitas (quality discount)
Potongan kuantitas adalah pengurangan dari harga tercatat yang ditawarkan oleh seorang penjual untuk menarik seorang pelanggan membeli dalam jumlah yang lebih besar dari biasanya. Potongan berdasarkan pada jumlah pembelian dalam rupiah atau dalam unit. Potongan kuantitas dapat dilakukan dengan menggunakan dua cara yaitu:
1) Potongan non kumulatif
2) Potongan kumulatif
b. Potongan dagang (trade discount)
Potongan dagang kadang-kadang disebut potongan fungsional, merupakan potongan dari harga tercatat (daftar harga) yang ditawarkan ke pembeli yang diharapkan akan mempunyai fungsi pemasaran. Contohnya produsen memberikan potongan kepada agen 15 % dengan syarat yang 10% diberikan kepada pengecer.
c. Potongan atau rabat kontan (cash discount)
Potongan kontan merupakan potongan harga yang diberikan kepada pembeli karena membayar kontan atau membayar dalam jadwal pelunasan yang telah ditetapkan sebelumnya. Potongan dihitung dari nilai sisa setelah dikurangi potongan kuantitas dan potongan dagang dari harga dasar.
Setiap potongan kontan mencakup tiga unsur:
1) Potongan prosentase
2) Jadwal pembayaran untuk memperoleh potongan
3) Batas akhir waktu pelunasan hutang
Setiap industri biasanya menerapkan sendiri ketiga unsur tersebut diatas.
d. Potongan musiman (seasonal discount)
Potongan musiman merupakan korting yang biasa dipakai oleh para produsen musiman seperti payung hujan. Misalnya pembeli yang memesan sejumlah payung hujan di musim panas akan menerima potongan sebesar 5%, 10% dan 15%. Pesanan-pesanan yang tiba diluar musim (off season) membantu pabrik tetap mendayagunakan produknya.
e. Pencatatan maju (forward discount)
Potongan tipe ini merupakan kombinasi antara potongan kontan dengan potongan musiman. Misalnya pabrik peralatan memancing mencari pesanan daripada grosir dan pengecer selama musim salju. Tetapi tagihan akan diberikan tanggal 1 April tahun depan, kondisinya 2/10 dan n/30. Pesanan yang diberikan dalam musim dingin ini (Desember/Januari) membantu effisiensi operasi produksi perusahaan. Tagihan yang diberi catatan maju (tagihan mundur) memungkinkan pengecer menunggu membayar hutangnya setelah musim salju tiba dan beberapa barang mulai laku.
f. Kelonggaran promosi (promotional allowances)
Kelonggaran promosi merupakan potongan harga yang diberikan oleh penjual sebagai imbalan promosi yang dilakukan oleh pembeli. Misalnya pabrik alat-alat besar bangunan membeli beberapa jenis barang gratis untuk para penyalur sebagai imbalan pemeragaan produk eceran teratur. Atau pabrik akan menanggung 50% biaya iklan toko pengecer yang mengiklankan produknya.
Dari uraian di atas disimpulkan bahwa jenis potongan harga dapat digunakan sesuai dengan jenis perusahaan dalam memilih jenis potongan harga.
5. Tujuan Penetapan Harga
Tujuan penetapan harga perlu ditentukan terlebih dahulu, karena tujuan perusahaan dapat tercapai. Hal ini penting karena tujuan perusahaan merupakan dasar atau pedoman bagi perusahaan dalam menjalankan kegiatan pemasaran termasuk kebijakan penetapan harga. Tujuan ini berasal dari perusahaan itu sendiri yang selalu berusaha menetapkan harga barang dan jasa setepat mungkin.
Adapun dari penetapan harga menurut Assauri (2004:204):
a. Memperoleh laba yang maksimum
b. Mendapatkan share pasar tertentu
c. Memerah pasar (market skimming)
d. Mencapai tingkat hasil penerimaan penjualan maksimum pada waktu itu.
e. Mencapai keuntungan yang ditargetkan
f. Memproduksikan produknya.


6. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Harga

Dalam kenyataan, tingkat harga yang terjadi dipengaruhi oleh beberapa faktor. Menurut Swastha (2002:242) antara lain:
a. Keadaan perekonomian
b. Penawaran dan permintaan
c. Elastisitas permintaan
d. Persaingan
e. Biaya
f. Tujuan perusahaan
g. Pengawasan pemerintah

D. Tinjauan Tentang Periklanan
1. Pengertian periklanan
Di dalam dunia periklanan yang semakin modern, tingkat persaingan antar perusahaan saling berlomba untuk menjual hasil produksi sebanyak-banyaknya. Dengan demikian perusahaan dituntut untuk meningkatkan pemasaran. Adapun alat pemasaran yang sering digunakan adalah periklanan, karena periklanan merupakan kegiatan penawaran kepada suatu kelompok masyarakat baik secara lisan atau dengan penglihatan (berupa berita) tentang suatu produk, jasa atau ide.
Menurut Ranupandojo, (2006:44), pengertian periklanan adalah:
Periklanan adalah penyebaran atau pemberitaan secara terbuka baik secara tergambar atau secara tertulis/lisan melalui tempat/ruang/ waktu/lain-lain alat penghubung (media) untuk pengenalan, pemberitahuan, membujuk untuk berbuat atau percaya pada satu hal.

Menurut pendapat Swastha (2002:35) adalah:
Periklanan adalah suatu pesan yang sengaja tertentu dan disampaikan melalui beberapa media komunikasi massa. Periklanan adalah komunikasi persuasif, periklanan tidak netral; periklanan tidak bias; periklanan mengatakan, “saya akan menjual kepada anda sebuah produk atau gagasan”. Dalam banyak hal, periklanan merupakan bentuk propaganda yang paling jujur dan terus terang.

Dari uraian di atas dapat diringkas sebagai berikut: periklanan adalah suatu alat yang dipergunakan untuk mempengaruhi konsumen dan tujuan dari periklanan adalah untuk meningkatkan volume penjualan.
2. Tujuan periklanan dan fungsi periklanan
Tujuan periklanan yang nyata adalah mengadakan komunikasi secara efektif, yang menjadi sasaran dalam periklanan adalah masyarakat atau pasar, jadi bukannya seorang individu. Dengan adanya periklanan yang baik maka masyarakat yang menerima berita atau iklan tersebut akan dapat terpengaruh dan ingin merubah sikap atau tingkah laku mereka.
Adapun tujuan periklanan menurut Swastha (2002:223) adalah sebagai berikut:
a. Mendukung program personal selling dan kegiatan promosi yang lain.
b. Mencapai orang-orang yang tidak dapat dicapai oleh salesman dalam jangka waktu tertentu.
c. Mengadakan hubungan dengan para penyalur
d. Memasuki daerah pemasaran baru

Menurut Swastha, (2002:369) tujuan periklanan bagi suatu barang akan sangat tergantung pada tahapan yang ada pada siklus kehidupan produk (product life cycle), biasanya periklanan produk ini dilakukan untuk:
“a. Memberi kesadaran pada pembeli tentang adanya produk baru
b. Mendorong distribusi merk baru
c. Menunjukkan kepada pembeli dengan suatu alasan bagi produk tersebut.”

Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa tujuan dari periklanan adalah untuk meningkatkan permintaan bagi produk. Permintaan dapat ditingkatkan dengan cara: menaikkan jumlah pembeli atau menaikkan penggunaan barang diantara pembeli yang ada:
Beberapa fungsi periklanan di dalam pemasaran produk perusahaan menurut Swastha, (2002:246), antara lain adalah:
a. Memberikan informasi
b. Membujuk atau mempengaruhi
c. Menciptakan kesan (image)
d. Memuaskan keinginan
e. Periklanan merupakan alat komunikasi

Untuk lebih jelasnya fungsi-fungsi periklanan tersebut dapat diuraikan sebagai berikut:
a. Memberikan informasi

Periklanan dapat memberikan informasi yang lebih banyak, baik tentang harganya atau informasi lainnya yang mempunyai kegunaan bagi konsumen. Nilai yang diciptakan oleh periklanan tersebut dinamakan faedah informasi pada orang yang tidak mengetahui banyak tentang suatu barang. Kadang-kadang dijumpai bahwa pembeli memasang iklan untuk mencari barang yang mereka butuhkan dan penjual memasang iklan untuk berusaha menjual barangnya. Dengan demikian periklanan menyediakan suatu alat bagi penjual juga pembeli memberitahukan kepada pihak lain tentang kebutuhan dan keinginan mereka. Sehingga kebutuhan dan keinginan tersebut dapat dipenuhi dengan mengadakan pertukaran yang memuaskan.
b. Membujuk atau mempengaruhi

Periklanan tidak hanya bersifat memberitahu saja, tetapi juga membujuk terutama kepada pembeli-pembeli potensial dengan menyatakan bahwa suatu produk yang lain. Dalam hal ini, periklanan yang bersifat membujuk lebih baik dipasang pada media seperti televisi atau majalah. Umumnya orang tidak ingin atau didorong untuk membeli produk yang sudah ada, namun jelas sangat memuaskan kebutuhan dan keinginan mereka. Tetapi apabila ada dua produk yang sejenis, penjual akan mengeluarkan lebih banyak waktu dan tenaga untuk membujuk agar orang percaya bahwa produknya lebih baik dari produk lain.
c. Menciptakan kesan (image)

Dengan memasang iklan, orang akan mempunyai kesan tertentu tentang apa yang diiklankan. Dalam hal ini pemasang iklan selalu berusaha untuk menciptakan iklan yang sebaik-baiknya, misalnya dengan menggunakan warna, ilustrasi, bentuk dan tampilan yang menarik. Kadang-kadang pembelian suatu barang lebih terdorong untuk mempertahankan atau meningkatkan gengsi seperti pembelian mobil, rokok, rumah yang megah dan sebagainya. Dari segi lain, periklanan juga dapat menciptakan kesan pada masyarakat untuk melakukan pembelian secara rasional dan ekonomis.
d. Memuaskan keinginan

Sebelum memilih dan membeli produk, kadang-kadang orang ingin diberitahu terlebih dahulu misalnya tentang gizi, vitamin, dan harga pada sebuah makanan yang paling baik untuk keluarga. Periklanan adalah suatu alat untuk membuka suatu komunikasi dua arah antara penjual dan pembeli, sehingga keinginan mereka dapat terpenuhi dengan cara efisien dan efektif. Dalam hal ini komunikasi dapat menunjukkan cara-cara untuk mengadakan hubungan yang saling memuaskan.
e. Periklanan merupakan alat komunikasi
Periklanan adalah suatu alat untuk membuka komunikasi dua arah antara penjual dan pembeli, sehingga keinginan mereka dapat terpenuhi dengan cara yang efisien dan efektif. Dalam hal ini komunikasi dapat menunjukkan cara-cara untuk mengadakan pertukaran yang saling memuaskan misalnya untuk mencari pekerjaan, mencari barang yang hilang, mengemukakan keluhan-keluhan karena tidak sesuai barang tersebut dengan apa yang sebenarnya dan sebagainya. Dengan iklan semacam ini dapat memberikan kemungkinan kepada orang lain untuk menghubungi yang bersangkutan, sehingga akan terjadi pembicaraan dua pihak.
Dari uraian di atas dapat diketahui bahwa kelima fungsi periklanan tersebut sangat penting di dalam memasarkan produk perusahaan, karena berhasil tidaknya suatu produk juga sangat tergantung kepada iklan yang dibuat.
3. Macam-Macam Periklanan
Beberapa macam cara dalam periklanan dapat digolongkan atas dasar penggunaannya oleh pimpinan, karena perbedaan tersebut tergantung pada tujuan perusahaan dalam program periklanan. Menurut Swatha (2002:249) ada 4 macam periklanan yaitu:
a. Periklanan barang
1) Primary demand advertising
2) Selektif demand advertising
b. Periklanan kelembagaan
1) Patronage institutional advertising
2) Publik relation institutional advertising
c. Periklanan nasional, regional dan lokal
1) Periklanan nasional
2) Periklanan regional
3) Periklanan lokal
d. Periklanan pasar
1) Consumer Advertising
2) Trade Advertising
3) Industrial Advertising

Untuk lebih jelasnya macam periklanan tersebut dapat diuraikan sebagai berikut:
a. Periklanan barang (product advertising)
Dalam advertising barang, pemasangannya dinyatakan kepada pasar tentang produk yang ditawarkan. Advertising ini dibagi menjadi dua bagian yaitu :
1) Primary demand advertising
Merupakan periklanan yang berusaha mendorong permintaan untuk jenis produk secara keseluruhan tanpa menyebutkan merk atau nama produsen.
2) Selektif demand advertising
Cara ini sama dengan primari demand advertising hanya perbedaannya dalam selektif demand. Periklanan menyebutkan nama merk barang yang ditawarkan.
b. Periklanan kelembagaan
Hal ini dilakukan untuk menimbulkan rasa simpati terhadap penjual dan ditujukan untuk menciptakan goodwill kepada perusahaan.
Sedang periklanan kelembagaan perusahaan ini digolongkan menjadi :
1) Patronage institutional advertising
Dalam advertising ini penjual berusaha untuk mengikat konsumen dengan menyatukan suatu motif membeli kepada penjual dan bukannya motif produk tertentu.
2) Public relation institutional advertising
Cara ini dipakai untuk membuat pengertian yang baik tentang perusahaan kepada karyawan, pemilik perusahaan atau masyarakat.
3) Public service institusional advertising
Periklanan ini menggambarkan tentang suatu dorongan kepada masyarakat untuk menggunakan kendaraan dengan hati-hati. Disini perusahaan asuransi jiwa dapat membantu dengan memberikan petunjuk kepada masyarakat dalam memilih kendaraan.
c. Periklanan nasional, regional dan lokal
1) Periklanan nasional
Merupakan advertising yang biasanya disponsori oleh produsen dengan distribusi nasional.
2) Periklanan regional
Adalah advertising yang terbatas di daerah tertentu dari sebuah negara.
3) Periklanan lokal
Biasanya dilakukan pengecer dan ditujukan kepada pasar lokasi saja.
4) Periklanan pasar
Periklanan yang didasarkan pada jenis atau sifat pasar. Jadi yang dilakukan di sini tergantung pada sasaran yang dituju, apakah konsumen peranan pedagang atau pemakai industri di mana jenis advertising ini adalah :
a) Consumer Advertising
Yaitu jenis periklanan yang langsung ditujukan kepada konsumen
b) Trade Advertising
Yaitu jenis periklanan yang ditujukan kepada perantara pedagang terutama pengecer.
c) Industrial Advertising
Yaitu jenis periklanan yang ditujukan kepada pemakai industri
4. Pemilihan Media Periklanan
Di dalam usaha mempromosikan barang dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan, dapat dilakukan dengan suatu media periklanan. Dimana pihak manajemen dihadapkan pada masalah pemilihan media yang akan dipakai. Masalah ini sangat penting karena tidak semua media dapat digunakan. Namun ada juga media yang sesuai untuk dipakai untuk mengiklankan hampir semua barang yaitu surat kabar.
Menurut Swatha (2002:253), faktor-faktor yang mempengaruhi dalam pemilihan media yang akan digunakan untuk periklanan adalah:
a. Tujuan periklanan
b. Sirkulasi media
c. Keperluan berita
d. Waktu dan lokasi di mana keputusan membeli dibutuhkan
e. Biaya advertising
f. Kerjasama dan bantuan promosi yang ditawarkan oleh media
g. Karakteristik media
h. Kebaikan dan keburukan media

Untuk lebih jelasnya akan diuraikan sebagai berikut:
a. Tujuan periklanan
Dari beberapa tujuan periklanan yang ada misalnya perusahaan mengutamakan kecepatan sampainya berita kepada masyarakat atau pasar di luar waktu yang relatif pendek, satu atau dua hari. Untuk mencapai tujuan tersebut akan lebih tepat apabila perusahaan radio atau surat kabar sebagai media periklanan.
b. Sirkulasi media
Sirkulasi media yang akan dipakai harus sesuai atau seluas pola distribusi produksinya, apabila distribusi produknya hanya meliputi daerah lokal saja, maka iklan yang diperlukan cukup dipasang pada media yang memiliki sirkulasi daerah lokal tersebut. Dari segi lain untuk produk-produk yang dipasarkan pada segmen pasar tertentu, misalnya produk untuk wanita dapat diiklankan melalui majalah kewanitaan.
c. Keperluan berita
Ada beberapa produk yang dalam periklanannya perlu disertai dengan gambar tidak hanya tulisan saja. Jadi berita yang harus disampaikan ditangani dengan gambar. Misalnya iklan untuk kursi, meja, lemari dan rumah dan sebagainya.
d. Waktu dan lokasi
Dimana keputusan membeli dibuat faktor waktu dan tempat dimana keputusan membeli dibuat juga memberikan pengaruh dalam pemilihan media yang akan digunakan. Sering terjadi bahwa setelah seseorang melihat sebuah iklan. Kemudian dalam jangka waktu yang pendek mengambil keputusan untuk membeli. Perlu pula diperhatikan bahwa keputusan yang diambil tidak selalu terjadi di rumah. Tetapi dapat terjadi di jalan, di kantor atau tempat lain, misalnya untuk film iklan, manajemen dapat memilih surat kabar sebagai media periklanannya karena mudah sekali dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Dengan melihat iklan film di surat kabar yang dipasang di tepi jalan seseorang yang ingin melihat film akan cepat mengambil keputusan tentang film mana yang akan dilihat.
e. Biaya advertising
Pertimbangan biaya ini dihubungkan dengan jumlah dana yang tersedia dan sirkulasi media yang akan digunakan. Makin luas sirkulasi media tersebut, makin tinggi pula biaya pemasangan iklan. Namun tingginya biaya tersebut diimbangi dengan makin banyaknya jumlah pembaca atau pendengar yang dapat dicapai diharapkan jumlah pembelinya akan semakin besar.
f. Kerjasama dan bantuan promosi yang ditawarkan oleh media
Pada umumnya manajemen lebih condong untuk memilih media yang tersedia mengadakan kerjasama yang baik dan memberikan bantuan promosi yang lebih besar, kerjasama tersebut dapat dilakukan secara terus menerus dengan memberikan kesempatan pembayaran biaya advertensi kepada perusahaan dalam jangka waktu yang lebih lama.
g. Karakteristik media
Untuk mengambil keputusan tentang media yang akan dipilih, perlu dipertimbangkan karakteristiknya. Misalnya radio yang merupakan media yang menimbulkan keinginan, melalui telinga, sedangkan surat kabar merupakan media yang dapat menimbulkan keinginan melalui mata. Apabila iklan yang disiarkan memerlukan pendengaran seperti iklan lagu-lagu, maka media yang lebih cepat adalah radio atau televisi atau slide di bioskop. Adapun karakteristik lainnya adalah fleksibel, keawetan dan mutu produksinya.
h. Kebaikan dan keburukan media
Faktor lain yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan media ini adalah faktor kebaikan dan keburukan dari media yang akan digunakan. Adapun kebaikan-kebaikan serta beberapa keburukan media-media yang ada adalah sebagai berikut:
1) Surat kabar
Kebaikan
a. Biayanya relatif tidak mahal
b. Sangat fleksibel
c. Dapat dinikmati lebih lama
Keburukan:
a. Mudah diabaikan
b. Cepat basi
2) Majalah
Kebaikan:
a) Dapat dinikmati lebih lama
b) Pembacanya lebih selektif
c) Dapat mengemukakan gambar yang menarik
Keburukan:
a) Biayanya relatif tinggi
b) Fleksibilitasnya rendah
3) Televisi
Kebaikan:
a) Dapat dinikmati oleh siapa saja
b) Waktu dan acara siarannya sudah tertentu
c) Dapat memberikan kombinasi antara suara dengan gambar yang menarik.
Keburukan:
a) Biayanya relatif tinggi
b) Hanya dapat dinikmati sebentar
c) Kurang fleksibel
4) Radio
Kebaikan:
a) Biayanya relatif rendah
b) Dapat diterima oleh siapa saja
c) Dapat menjangkau daerah yang luas
Keburukan:
a) Waktu yang terbatas
b) Tidak dapat mengemukakan gambar
c) Pendengar sering kurang mendengarkan secara penuh karena sambil melakukan pekerjaan lain
5) Masih banyak lagi media-media periklanan yang lain seperti : direct mail (kartu pos), buku kecil, surat edaran dan Sut door (spanduk, papan reklame dan lain sebagainya).
Berdasarkan pendapat-pendapat tersebut telah jelaslah faktor-faktor yang harus dipertimbangkan dalam pemilihan periklanan dan pada kesimpulannya adalah sebagai berikut:
a) Bagaimana cara periklanan yang dilakukan dapat menjadi sasaran calon konsumen.
b) Sampai dimana sasaran yang dapat dicapai oleh aktivitas perusahaan.
c) Sampai seberapa jauh efektivitas dari masing-masing media tersebut, terdapat produk yang terserap dari periklanan tersebut terhadap sasarannya yaitu berita yang disajikan dan strategi bersaing dalam periklanan.
d) Biaya-biaya media yang ditempuh tergantung dari media yang dipakai dengan memakai frekuensi yang tinggi, berarti biaya yang dipergunakan besar.
E. Konsep Penjualan
Menurut Sigit (2005:55): “Penjualan adalah sasaran inti di antara kegiatan-kegiatan lainnya, sebab disini dilakukan perundingan persetujuan tentang serah terima barang serta pembayaran”.
Menurut Kotler, (2002:16): “Konsep penjualan menyatakan bahwa konsumen jika diabaikan biasanya tidak akan membeli produk organisasi dalam jumlah cukup. Karena itu organisasi harus melakukan usaha penjualan dan promosi yang agresif.”
Konsep ini mengasumsikan bahwa konsumen malas atau enggan melakukan pembelian dan untuk itu harus didorong. Juga diasumsikan bahwa perusahaan memiliki cara penjualan dan peralatan promosi yang efektif untuk merangsang lebih banyak pembelian.
F. Hubungan kebijakan harga dan periklanan dengan tingkat Volume Penjualan
Sedangkan konsep penjualan sendiri adalah bahwa konsumen jika diabaikan biasanya tidak akan membeli produk organisasi dalam jumlah cukup. Karena itu organisasi harus melakukan usaha penjualan dan promosi yang agresif.” (Kotler, 2000:16).
Dengan demikian hubungan antara bauran pemasaran dengan penjualan jelas bahwa varibel harga dalam hal ini adalah potongan harga yang diberikan dan promosi dalam hal ini periklanan yang dilakukan sangat berperan untuk kelangsungan penjualan perusahaan karena penjualan tanpa adanya bauran pemasaran tidak akan terjadi suatu penjualan.
Seperti halnya hukum permintaan apabila harga produk atau barang naik maka permintaan akan produk atau barang akan menurun. Demikian pula sebaliknya apabila harga produk atau barang turun dalam hal perusahaan memberikan potongan harga maka permintaan akan bertambah banyak. Begitu pula pada bauran pemasaran apabila variabel bauran pemasaran (periklanan dan kebijakan harga) tidak dilakukan dengan baik maka penjualan akan turun begitu pula sebaliknya.
G. Hipotesis
Hipotesis ini merupakan jawaban sementara terhadap masalah penelitian yang kebenarannya masih harus diuji secara empiris.
Menurut Sugiyono (2004:57) : “Hipotesa adalah pernyataan yang masih lemah kebenarannya dan masih perlu dibuktikan kenyataannya”. Dari pendapat tersebut, maka suatu hipotesis yang dikemukakan nantinya bukanlah suatu jawaban yang benar secara mutlak, tetapi dipakai sebagai jalan untuk mengatasi permasalahan yang ada, dan masih harus dibuktikan kebenarannya.
Dari perumusan masalah, tujuan penelitian, landasan teori dan telah dijelaskan di atas, maka dapat ditarik hipotesis sebagai berikut:
1.Diduga bahwa bauran pemasaran kebijakan harga dan periklanan berpengaruh signifikan terhadap Volume Penjualan Pada Perusahaan Raket Abadi Malang
2.Diduga bahwa variabel kebijakan harga mempunyai pengaruh dominan terhadap Volume Penjualan Pada Perusahaan Raket Abadi Malang
READ MORE - PENGARUH KEBIJAKAN HARGA DAN PERIKLANAN TERHADAP VOLUME PENJUALAN PADA PERUSAHAAN RAKET ABADI MALANG